Promo Pena

Pemprov Sultra Gelar Sosialisasi UU Cipta Kerja di Konut

PENASULTRA.ID, KONAWE UTARA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar Sosialisasi UU Nomor 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja di Kabupaten Konawe Utara (Konut).

Covid-19 Pemprov

Dalam sambutannya, Gubernur Sultra melalui Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sultra, M. Ridwan Badallah mengatakan terdapat beberapa entry point UU Cipta Kerja sebagai jawaban atas berbagai permasalahan yang terjadi di Indonesia.

Dimana setiap tahunnya terdapat 2,9 juta penduduk usia kerja baru, sebagian besar UMKM di sektor informal, disharmonisasi perijinan serta tumpah tindihnya operasional disetiap sektor pekerjaan.

Kata Ridwan, H. Ali Mazi berharap dengan ditetapkannya UU Cipta Kerja mampu mendorong penciptaan lapangan kerja, memudahkan pembukaan usaha baru serta mendukung pemberantasan korupsi.

“Pentingnya kerja sama atau team work yang dikemas dalam bentuk penta helix dengan melibatkan pemerintah, pelaku usaha, komunitas masyarakat, akademisi dan media. Selain itu tak kalah pentingnya melibatkan komunitas mahasiswa dalam mengawal dan pemberian pencerahan kepada masyarakat terkait UU Cipta Kerja,” ungkap Ridwan, Selasa 15 Desember 2020.

Promo Pena

Di tempat yang sama, Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Konut, H. Alisa mengapresiasi sosialisasi UU Nomor 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja yang dilaksanakan oleh pemerintah Provinsi Sultra.

Sementara itu, Asisten III Bidang Ekonomi Pembangunan Setda Konut, H. Muhardi Mustapa menyebut UU Cipta Kerja yang dipaksanakan hari ini menjadi awal dari sosialisasi yang dilaksanakan. Selanjutnya akan dilaksanakan diskusi lebih detail lagi agar masyarakat lebih paham.

“Sosialisasi UU Cipta Kerja diharapkan dapat menghasilkan produk hukum yang dapat memberi kemudahan pekerjaan, peningkatan penghasilan, perlindungan hak-hak pekerja dan pemberian hak edukasi serta advokasi kepada masyarakat,” jelasnya.

Sosialisasi itu turut dihadiri akademisi dalam melakukan sosialisasi. Adapun dua akademisi tersebut Ahmadi dan Husain Insawan berasal dari Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari.

Penulis: Basisa

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.