4 Pjs Bupati
Pemprov TNI
Pemprov Pancasila

Enam Kecamatan di Konut Terendam, Dua Diantaranya Terisolir

PENASULTRA.ID, KONAWE UTARA –
Banjir bandang susulan yang terjadi di Kabupaten Konawe Utara (Konut) mengakibatkan enam kecamatan kembali terendam, dua diantaranya terisolir sehingga jalur Trans-Sulawesi tidak bisa dilalui kecuali dengan menggunakan rakit.

Promo Pena

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Konut Rahmatullah mengatakan, penyebab terjadinya banjir susulan di Konut disebabkan karena curah hujan yang tinggi.

“Banjir susulan yang terjadi menyebabkan beberapa titik di enam kecamatan terendam banjir diantaranya Andowia, Asera, Oheo, Landawe, Langgikima, dan Wiwirano dua diantaranya terisolir Wiwirano dan Langgikima di Desa Tambakua sehingga untuk menempuh jalur tersebut terputus,” katanya Selasa 14 Juli 2020.

Pena Siberindo

Tambah dia, untuk jalur Trans Sulawesi yang terputus berada di wilayah Desa Sambandete dan Polora Indah kecamatan Langgikima. Dikatakannya, sejauh ini Pemda Konut telah mengatasi penanganan banjir. Bahkan BPBD tetap memantau di lapangan dan memberikan peringatan tentang bahaya banjir agar selalu tetap waspada.

“Untuk pengungsi banjir tersebar dibeberapa titik seperti di Desa Laronanga di lingkungan sekolah, kantor Camat, sanggar PKK dan di Huntara,” ungkapnya.

“Jumlah warga yang mengungsi dan terdampak banjir sampai hari ini masih melakukan pendataan,” pungkasnya.

Penulis : Iwan
Editor: Bas

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.