Pemprov Pancasila
4 Pjs Bupati
Pemprov TNI

DPRD Puji Pemkab Konut Raih WTP Tiga Kali Berturut-turut

PENASULTRA.ID, KONAWE UTARA
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Konawe Utara (Konut) memberikan pujian atas kinerja pemerintah daerah (Pemda) yang meraih Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) hingga tiga kali berturut-turut oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Sulawesi Tenggara (Sultra).

Ketua DPRD Konut, Ikbar mengatakan, perestasi yang diperoleh sangat berdampak pada stabilnya roda pemerintahan dan tata kelola aset pemerintah seperti keuangan dan lainnya.

Selain itu, prestasi ini juga memberikan pengaruh positif terhadap realisasi hak-hak para Aparatur Sipil Negara (ASN). Diantaranya gaji, insentif dan honor pegawai kontrak.

“Kita bekerja profesional dan berbicara profesional. Jadi sudah sepatutnya kita apresiasi dan kami harap ini terus dipertahankan. Ini menjadi satu keberhasilan yang membanggakan untuk daerah kita,” kata Ikbar, Rabu 9 September 2020.

Menurut Politisi Partai Bulan Bintang (PBB) ini, sejak dilantik pada 21 April 2016 lalu, Bupati Konut, Ruksamin didampingi Wakilnya Raup membuktikan kinerjanya berjuang melepas Konut dari temuan atau disclaimer oleh BPK Perwakilan Sultra. Baik dari Anggran Pendapatan Belanja Daerah atau APBD maupun APBN.

“Tercatat, pertama kali Konut meraih WTP yakni pada tahun 2017 lalu, kemudian 2018 dan 2020,” jelas Ikbar.

Sementara itu, Bupati Konut, Ruksamin mengatakan, WTP yang diperoleh merupakan kerja keras semua pihak.

WTP tersebut membuktikan kinerja Pemkab Konut yang telah mengelolala anggaran negara dengan baik tanpa ada intervensi politik dan pribadi.

“Berkat kerja keras kita semua. Berkat doa dan dukungan masyarakat. Saya sebagai pimpinan daerah tak ada apa-apanya tanpa adanya suport dan kekompakan kita semua,” tegas Ruksamin.

Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Konut, Marthen Minggu mengatakan, pengelolaan anggaran di Konut selama kepemimpinan Ruksamin dipastikan berjalan secara akuntabel, transparan dan sesuai aturan yang berlaku.

Keuangan di Konut tidak pernah mengalami defisit, justru memperoleh tambahan dana hingga puluhan miliar dari Pemerintah Pusat. Hal itu karena prestasi dalam pemakaian anggaran, serta kenaikan APBD hingga ratusan miliar.

“Kesyukuran kami tidak pernah ada intervensi dari pimpinan. Baik itu kepentingan politik, pribadi maupun keluarga. Tidak ada isitilah titipan-titipan, jika tidak penuhi syarat kita tidak cairkan. Sekarang kan kita lihat semua kegiatan dibayar tanpa ada kendala,” tutup Marthen.

Penulis: Iwan
Editor: Yeni Marinda

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.