4 Pjs Bupati
Pemprov TNI
Pemprov Pancasila

Uksal Tepamba Kembali Penuhi Panggilan Bawaslu Konut

PENASULTRA.ID, KONAWE UTARA – Beberapa waktu lalu, salah seorang warga Konut, Uksal Tepamba melaporkan dugaan pertemuan terselubung yang dilakukan antara Calon Wakil Bupati Konawe Utara (Konut), Iskandar Mekuo bersama empat Aparatur Sipil Negara (ANS) Konut di Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Konut.

Promo Pena

Jumat 2 Oktober 2020, Uksal Tepamba penuhi panggilan Bawaslu Konut.

Uksal mengatakan, dirinya hadir di Bawaslu Konut terkait tindak lanjut laporan kode etik dugaan pelanggaran ASN dan Cabup Konut nomor urut satu tersebut.

“Hasil pemeriksaan saya di bawaslu dalam posisi bekerja menghimpun semua data-data dan kemudian mengambil keterangan-keterangan dari saksi-saksi yang ada diantaranya Usman Sain, Annas Sain serta Irwansyah yang sudah sempat hadir,” kata Uksal, 2 Oktober 2020.

Ia berharap, Bawaslu Konut benar-benar serius menangani laporan ini dan bekerja secara profesional.

“Diketerangan selanjutnya saya hanya dimintai ketika dibutuhkan lagi oleh bawaslu dengan siap akan memberikan keterangan. Dan kami tetap akan menuntut kepastian hukum yang berkeadilan,” tukasnya.

Sebelumnya, empat pejabat tinggi ASN Konut di lapor ke Bawaslu karena diduga melakukan pertemuan dan komunikasi politik bersama Cawabup Konut, Iskandar Mekuo di Kantor Disperindag Konut pada 28 September 2020 sekitar pukul 13.00 Wita.

Empat abdi negara yang diadukan itu yakni AT yang merupakan Kepala Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Konut dan MN yang merupakan Sekertaris Disperindag Konut. Kemudian inisial KR yang merupakan Kadis Kominfo Konut serta Staf Ahli Konut berinisial SR.

Pena Siberindo

Saat ketehuan ada salah satu calon di instansi tersebut, situasi sempat menjadi heboh lantaran masih jam kantor. Uksal langsung melaporkan ke Kantor Bawaslu Konut. Sebab dianggap melanggar undang-undang pemilu dan kode etik tentang keterlibatan ASN berpolitik. Terlebih, di saksikan para staf ASN di instansi itu.

Staf Hukum Penindakan Pelanggaran (HPP) Bawaslu Konut, Isbar mengatakan, pihaknya menunggu arahan ketua Bawaslu Konut dan akan memanggil serta memproses dugaan keterlibatan ANS yang terlibat ikut serta pertemuan terselubung kepada salah satu calon kada.

Pihaknya berpesan kepada ASN Konut untuk selalu menjaga netralitas dan bekerja profesional sebagai pelayan publik, serta menegakkan aturan yang berlaku.

Sementara itu, Kadisperindag Konut, Arifin Tomawa menepis tudingan jika ada komunikasi politik yang terjadi. Dijelaskan, kedatangan Iskandar Mekuo dikantornya sama sekali tak diketahui saat dirinya tengah menunaikan sholat Dzuhur diruang kerjanya.

Terkait kedatangan Pjs Bupati Konut, Yusuf Mundu di intansinya juga bukan karena adanya Iskandar Mekuo atau kegiatan politik, melainkan sebagai reuni antara sesama alumni SMA 1 Kendari anggkatan 81.

Setelah bercerita di ruang kerjanya, dirinya bersama Pjs Bupati langsung melihat-lihat aktivitas yang berlangsung disekliling kantor tersebut.

“Pjs Bupati ceritanya mau kasi surprize karena beliau satu anggkatan dengan saya. Juga ada cara makan-makan di kantor hadir juga mereka pak Kohar, Samir dan Lapaturu sedangkan pak Iskandar saya tidak tau kalau ada,” jelasnya.

“Waktu Pjs Bupati Konut datang pak Lapaturu ketemu didepan pintu masuk bersamaan dengan pak Iskandar keluar dan saya antar pak bupati diluar ternyata saya lihat sudah banyak orang dan ada yang wawancara. Saya tidak tau ada apa,” tukas Arifin.

Penulis: Iwan
Editor: Yeni Marinda

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.